my own jurnal of my life, just make it easly, my diary my word to all great things
Senin, 28 Januari 2013
Jumat, 25 Januari 2013
[DIARY] Asca dan XS
" Dia datang, kepalanya menyembul di balik pintu kaca putih itu "
Ramai, keadaansekitar sangat ramai, terlihat dari wajanya dia sedikit malu dan enggan untuk masuk
" sini masuk !!" ujarku sambil melambai-lambaikan tanganku
dia menunjuk ke arah meja guru, "ada guru " katanya. aku sedikit kesal. bukankah ini jam istirahat ? untuk apa enggan, toh ini juga sekolahannya.
tak berapa lama ia masuk kekelasku lalu duduk disebelahku. " sedang apa ?" tanyanya.
" Tidak. sedang membuka blog" jawabku. wajahnya seketika berubah menjadi murung. ada apa dengannya. apa ia marah padaku ? apa salah aku membuka blog ?.
Huft.... Aku harus bagaimana lagi memahami dia ?. tak cukupkah yang selama ini aku lakukan untuknya ?. haruskah aku selalu mengalah dan mengikuti dia kemana pun ?. jujur perutku sedang sakit. kepalaku pusing karena ulangan matematika tadi. berikan aku sejenak hiburan. otak dan kepalaku terlalu penuh dengan semua praduga kenapa ia membohongiku. Tuhan. apa aku ini anak yang salah ?. sehingga dia selalu saja berbohong dan menutupi keadaanya dariku ?. pada siapa aku bisa bercerita ?. tak adakah yang bisa mengerti sedikit saja keadaanku ?. aku bukannya lelah dengan semua ini. tidak. bahkan aku tak pernah sempat memikirkan keadaanku, karena aku selalu memikirkan dia dan mereka. di kepala inibahkan hanaya ada ruang semoit yang tersisa untuk Aria, dan kerluargaku. Bunda. Asca lelah, pada siapa asca bisa berbagi cerita ini . apakah ini sebuah kebaikan yang Tuhan berikan untuk Asca ?. kalau begitu satu doa Asca.
" Tuhan, saat aku ingin terjatuh tangkaplah aku dalam dekapanmu, saat aku tak terkendalikan lagi, sadarkan aku dengan firmanmu. saat aku merasa lelah istirahatkan aku dengan rohani darimu. dan bimbinglah aku dengan sayap-sayap sucimu, agar aku terbang kearah yang benar "
Puji Tuhan
Asca
Kamis, 24 Januari 2013
[PUISI] Untaian rindu Asca
Pagi cinta…
Bagaimana kabarmu hari ini ?
Apakah langitmu berwarna cerah..
Ah.. sayang sekali.. langitku berwarna rindu
Dengan sepercik tawa dan canda yang mengulas dibibir ini
Dimanakah kau berada ?
Layaknya daun yang berujung langit
Kenapa begitu sulit untuk memetik cintamu ?
Ku utuskan sayap-sayap ini untuk memetik dua helai hatimu
Yaitu helaian kasih sayang dan cinta
---- tersebut namamu
Aku tersenyum, tidak lebih tepatnya aku tersipu
Bisakah kau lihat ? sesuatu yang berbeda akan diriku
Bisakah kau tebak ?
Apa ?
Hanya satu
Yaitu sebercik rindu dari kerinduanku untukmu XR..
By:Asca
Langganan:
Postingan (Atom)

